Peminatan

Konsentrasi Minat Studi dan Deskripsi Singkat

 

Kebijakan dan Sistem Manajemen Sumberdaya Alam dan Lingkungan (MKL)

Merekomendasikan kebijakan berdasarkan rangkaian konsep, asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan pekerjaan, kepemimpinan, serta cara bertindak; dan merekomendasikan pengelolaan dalam suatu kerangka proses dan prosedur untuk memastikan pemenuhan standar dalam pengelolaan sumberdaya alam, baik komponen biotik, abiotik, maupun kelembagaannya.

Pengelolaan Dinamika Ekosistem dan Jasa Lingkungan (DEJ)

Melakukan pengelolaan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan terhadap sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, dengan memperhatikan variabilitas di antara organisme hidup dari semua sumber, termasuk antara lain ekosistem darat, ekosistem laut dan perairan lainnya, serta kompleks ekologis di tempat mereka menjadi bagiannya, termasuk keanekaragaman dalam spesies, di antara spesies, dan ekosistem, serta menarik manfaat langsung (tangible) dan/atau manfaat tidak langsung (intangible) dari produk sumber daya alam hayati dan ekosistemnya

Pengelolaan dan Mitigasi Kerusakan Lingkungan, Kebencanaan dan Perubahan Lingkungan Global (MKL)

Mengelola (merencanakan, mengorganisasikan, mengkoordinasikan, dan mengontrol) serta memitigasi dengan melakukan upaya-upaya untuk mengurangi risiko, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman terhadap kerusakan lingkungan (deteriorasi atau penurunan mutu lingkungan (yang  ditandai dengan hilangnya/berkiurangnya fungsi sumber daya tanah, air, udara, punahnya flora dan fauna liar, dan kerusakan ekosistem). Hal ini mencakup peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis, serta akibat dari perubahan kondisi lingkungan akibat perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, ketersediaan air bersih dan sanitasi, serta penurunan kesehatan sebagai dampak degradasi lingkungan

Sains Kompleksitas dan Keberlanjutan (SKK)

Dinamika global yang ditandai dengan perubahan lingkungan, tantangan sosial-ekonomi, serta kebutuhan akan inovasi berbasis sains dan teknologi menuntut pendekatan interdisiplin dan transdisiplin yang mampu memahami kompleksitas sistem alam dan sosial. Sains Kompleksitas dan Keberlanjutan (SKK) menjadi bidang yang strategis dalam memahami interaksi dinamis dalam ekosistem, masyarakat, serta kebijakan yang mendukung keberlanjutan. Peminatan ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pengembangan teori, metodologi, dan aplikasi sains kompleksitas dengan pendekatan transdisiplin guna mendukung keberlanjutan bumi dan masyarakat