
Pada Kamis, 19 Februari 2026, Program Studi Doktor Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) berkesempatan bertemu dengan Vice-rector for Internationalization dan 1st Vice-Rector, Prof. Marta Mendel dan Head of the Doctoral School, Prof. Justyna Franc-Dabrowska yang berkunjung ke IPB dalam rangka penandatangan MoA IPB University dan WULS-SGGW. Dalam pertemuan ini Ketua Program Studi Doktor (S3) PSL-IPB, Prof. Dr. Lina Karlinasari, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerjasama dan Alumni/ WR4 (Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, M.For.Sc), Dekan Sekolah Pascasarjana, (Prof. Dr. Ir. Yusli Wardiatno, M.Sc.), Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F.Trop.), Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan Sekolah Pascasarjana (Perdinan, S.Si., M.Nat.Res.Econ., Ph.D.), Direktur Pendidikan Internasional (Puji Mudiana, S.P., M.A.), Asisten Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pendidikan Internasional (Indri Hapsari Fitriyani, S.P., M.Si).
Tujuan dari pertemuan penting ini adalah mendiskusikan tindak lanjut implementasi kerjasama antar program studi Doktor PSL dan SGGW-WULS. Saat ini, terdapat 6 mahasiswa yang mengikuti program Double Degree di Program Studi Doktor (S3) PSL-IPB melalui beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI).
Kaprodi Doktor PSL-IPB dalam paparannya menjelaskan rangkaian milestone diskusi program DD yang sudah dilakukan secara intensif sejak awal tahun 2024. Selain itu, diskusi terkait implementasi pendanaan program DD oleh Kemenristekdikti RI untuk tahun ajaran 2025/2026, pelaksanaan perkuliahan mahasiswa di prodi S3 PSL-IPB, dan skema kurikulum serta timeline studi mahasiswa program DD, telah dilakukan. Selanjutnya, dikusi mengarah pada kepastian proses penerimaan mahasiswa DD di WULS-SGGW dan kesesuaian program DD dengan penggunaan dana beasiswa di luar negeri.

Doctoral School WULS-SGGW menyambut baik program Double Degree
Dalam responnya, pihak SGGW-WULS menjelaskan bahwa program Doktor di SGGW-WULS sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah Polandia. Oleh karenanya, calon mahasiswa diminta untuk mendaftarkan diri dan mengikuti prosedur yang berlaku untuk program Doktor di Doctoral School WULS-SGGW. Hal penting yang disampaikan adalah agar mahasiswa telah memiliki calon pembimbing saat mendaftar program Doktor di Polandia. Dalam memilih calon pembimbing, penting untuk memperhatikan kuota bimbingan masing-masing dosen yaitu maksimal 5 mahasiswa per pembimbing. Informasi lebih lengkap terkait pendaftaran dapat diakses melalui https://www.sggw.edu.pl/en/

Dalam arahannya, Wakil Rektor IV IPB dan Dekan Sekolah Pascasarjana IPB menekankan bahwa program ini sangat strategis dan dapat menjadi model program DD selanjutnya. Pertemuan ditutup dengan perkenalan antara calon mahasiswa dengan pihak SGGW-WULS. Hadir pada pertemuan ini 4 (empat) orang mahasiswa dari 6 mahasiswa DD-PDDI.
